PPM Cimahi 2026 Ditutup, DPRD: Program Bagus, Harus Dievaluasi dan Merata
Kota Cimahi, (AntusiasNews.com). — Wali Kota Cimahi Ngatiyana secara resmi menutup Program Pembangunan Masyarakat (PPM) Kota Cimahi Tahun 2026 di Cimahi Technopark, Selasa (11/8/2026).
Anggota DPRD Kota Cimahi Fraksi Golkar, Mohamad Nofip, yang hadir dalam acara tersebut mengapresiasi pelaksanaan PPM. Menurutnya, program ini terbukti menyentuh langsung kebutuhan warga dan layak dilanjutkan.
“PPM ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Mudah-mudahan tahun depan masih ada anggarannya sehingga program ini bisa berkelanjutan dan manfaatnya semakin luas,” ujar Nofip kepada awak media.
*Catatan: Efisiensi, Evaluasi, dan Pemerataan*
Nofip menegaskan keberlanjutan PPM sangat bergantung pada kondisi anggaran daerah. Ia menyoroti kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat yang membuat Pemda harus lebih selektif menentukan prioritas.
“Sekarang efisiensi dari pusat sangat luar biasa. Kalau tahun depan kembali terkena efisiensi, tentu harus diprioritaskan mana yang paling penting untuk dibangun. Kami di DPRD pada prinsipnya mendukung kegiatan yang memang menyentuh kepentingan masyarakat,” katanya.
Meski mendukung, Nofip menilai pelaksanaan PPM 2026 masih perlu dievaluasi secara menyeluruh, baik dari sisi teknis maupun ketepatan sasaran anggaran.
“Namanya program, kekurangan pasti ada. Mungkin dari sisi teknis atau anggaran yang belum tepat sasaran. Tetapi karena ini baru berjalan, ke depan tentu bisa dievaluasi dan diperbaiki,” tuturnya.
Ia berharap hasil evaluasi menjadi acuan penentuan lokasi dan bentuk pembangunan PPM selanjutnya. Wilayah yang sudah menerima bantuan tahun ini bisa menjadi pertimbangan agar program berikutnya diarahkan ke daerah lain yang belum tersentuh.
*Sinergi DPRD dan Pemkot*
Nofip memastikan DPRD Kota Cimahi siap bersinergi dengan Pemkot untuk mengawal program-program yang berdampak langsung ke masyarakat.
“Intinya kami dari DPRD bersama Pak Wali Kota dan jajaran ingin sama-sama membangun wilayah Kota Cimahi. Apa yang sudah dikerjakan melalui PPM mudah-mudahan terus dikembangkan dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Dengan penutupan PPM 2026 ini, bola kini ada di Pemkot dan DPRD untuk merumuskan formula agar program tetap jalan di tengah keterbatasan anggaran, namun dengan cakupan yang lebih merata dan tepat sasaran. (Dany/Agus Nyno)

Posting Komentar