PPM 2026 Cimahi Tembus Rp32 Miliar, Swadaya Warga Rp3 Miliar Jadi Bukti Gotong Royong Masih Kuat
Kota Cimahi, (AntusiasNews.com). – Program Pemberdayaan Masyarakat atau PPM Kota Cimahi tahun 2026 resmi rampung. Pemerintah Kota menggelontorkan anggaran sekitar Rp32 miliar, sementara masyarakat membalasnya dengan swadaya senilai kurang lebih Rp3 miliar.
Angka swadaya itu mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Cimahi, Ngatiyana. Ia menyebut kontribusi warga sebagai bukti PPM tidak hanya jadi program bantuan, tetapi sudah menjadi gerakan bersama.
“Kalau anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Kota Cimahi sekitar Rp32 miliar dan swadaya masyarakat mencapai 10 persen, kalau dirupiahkan kurang lebih Rp3 miliar. Ini sangat saya apresiasi,” ujar Ngatiyana saat menutup kegiatan PPM, Selasa (11/08/2026).
Pernyataan itu disampaikan setelah Ngatiyana mendengarkan pemaparan seluruh camat terkait pelaksanaan PPM di masing-masing wilayah.
Bagi Ngatiyana, adanya swadaya 3 hingga sampai 10 persen menunjukkan semangat warga masih tinggi.
“Kalau ada swadaya 3 persen, 10 persen atau sekitar Rp3 miliar, artinya masyarakat ini semangat sekali dengan adanya program PPM,” tegasnya.
Ia menekankan esensi PPM adalah menempatkan warga sebagai pelaku utama pembangunan. Bukan sekadar penerima.
“Pembangunan yang paling kuat bukan pembangunan yang paling banyak menghabiskan anggaran, tetapi pembangunan yang paling besar rasa memilikinya di masyarakat. Inilah esensi PPM, dari masyarakat, oleh masyarakat, dan kembali untuk masyarakat,” ungkapnya.
Berdasarkan dokumen kegiatan, PPM 2026 telah selesai dilaksanakan di seluruh RW se-Kota Cimahi. Pemerintah berharap seluruh pekerjaan berjalan tanpa kendala dan temuan.
Pelaksanaan program juga mendapat pendampingan dari Forkopimda, mulai dari Kejaksaan, Polres, Kodim, hingga DPRD. Sinergi itu dinilai penting agar pembangunan tepat sasaran dan akuntabel.
“Mari kita bekerja sama dengan baik, bekerja bersama-sama, sehingga sasaran kita untuk pembangunan masyarakat bisa tercapai dengan sebaik-baiknya,” kata Ngatiyana.
Meski sukses, Ngatiyana menyebut keberlanjutan PPM tahun depan masih jadi pekerjaan rumah. Pemkot akan membahasnya bersama DPRD.
“Ini menjadi tantangan untuk tahun yang akan datang. Karena ada swadaya, berarti masyarakat masih mengharapkan adanya PPM. Mudah-mudahan nanti kita bahas bersama-sama dengan legislatif, mudah-mudahan tahun depan masih ada,” katanya.
Ia meminta para ketua RW dan warga terus mendukung agar semangat pembangunan berbasis partisipasi tidak berhenti.
Sebagai penutup, Ngatiyana menyebut PPM 2026 sebagai kado khusus dari pemerintah dan masyarakat Cimahi untuk menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“PPM Tahun 2026 ini kita jadikan sebagai kado untuk warga Cimahi dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia,” pungkasnya. (Dany/Agus Nyno)


Posting Komentar