Bidik 7 Kursi DPRD 2029, PKB Cimahi Mulai Konsolidasi Dari Akar Rumput
Kota Cimahi, (AntusiasNews.com). - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Cimahi mulai tancap gas menghadapi Pemilu 2029. Konsolidasi internal besar-besaran digelar bersamaan dengan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan DPRD Provinsi Jawa Barat.
Ketua DPC PKB Kota Cimahi, Dedi Ubes, mengatakan forum tersebut memiliki dua agenda penting. Selain menjadi wadah sosialisasi kinerja dan kebijakan DPRD Provinsi Jawa Barat kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan mesin partai di tingkat bawah.
"Selain pengawasan, ini juga untuk sosialisasi kebijakan provinsi agar masyarakat tahu apa saja yang dikerjakan wakil rakyat di tingkat provinsi," ujar Dedi.
Namun bagi internal PKB, forum tersebut jauh lebih strategis. Seluruh jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Dewan Pengurus Ranting (DPRT) se-Kota Cimahi dikumpulkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus mematangkan target politik.
"Karena ini internal, kita ngomong terkait target. Sembari konsolidasi dan silaturahmi," tegas Dedi.
DPC PKB Kota Cimahi secara resmi mematok target 7 kursi DPRD Kota Cimahi pada Pemilu 2029. Target tersebut naik signifikan dari capaian saat ini yang memiliki 4 kursi legislatif.
Untuk mencapai target itu, Dedi menginstruksikan seluruh struktur untuk tidak bekerja secara instan menjelang pemilu, melainkan turun langsung merangsek ke bawah mulai hari ini.
"Kita terus berkonsolidasi untuk bagaimana caranya langsung turun ke bawah, membuat kekuatan-kekuatan atau tim penggerak TPS. Penguatan harus dimulai dari ranting di tingkat kelurahan, hingga koordinasi di tingkat RW dan RT," jelasnya.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini sudah ada sekitar 520 kader yang telah dikonsolidasikan melalui program Pramusran sebagai ujung tombak pemenangan di lapangan.
Dedi berharap soliditas ini terus terjaga dan seluruh pengurus bergerak aktif di tengah masyarakat, sehingga target 7 kursi pada 2029 bukan sekadar wacana, melainkan hasil dari kerja organisasi yang terstruktur dan berkelanjutan. (Dany/Agus Nyno)

Posting Komentar