Cimahi
Headline
Health & Fitness
Penutupan Liga Jabar Istimewa Bukan Akhir, Melainkan Awal Dari Babak Baru Yang Ditunggu-Tunggu
Kota Cimahi, (Antusiasnews.com). - Stadion Sangkuriang kembali menjadi saksi sejarah. Ribuan pecinta sepak bola memadati tribun untuk menyaksikan penutupan Liga Jabar Istimewa Piala Wali Kota Cimahi yang berlangsung meriah dan penuh semangat pada minggu siang, (17/05/26).
Turnamen usia dini ini menjadi panggung bagi 127 tim dari berbagai Sekolah Sepak Bola di Cimahi dan sekitarnya. Selama kompetisi berlangsung, lapangan dipenuhi aksi anak-anak yang bermain dengan determinasi tinggi, sportivitas, dan keceriaan yang menular ke seluruh stadion.
Kemeriahan acara penutupan semakin lengkap dengan hadirnya Wali Kota Cimahi Ngatiyana. Ia datang bersama jajaran DPRD, pengurus PSSI Kota Cimahi, KONI, perangkat daerah, dan ratusan orang tua pemain. Kehadiran mereka bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata dukungan terhadap pembinaan sepak bola usia dini di kota ini.
Di balik euforia penutupan, satu nama kembali disebut dengan nada rindu: PSKC Cimahi. Klub yang pernah mengharumkan nama Cimahi di kancah nasional itu masih melekat kuat di ingatan warga. Kenangan kejayaan PSKC seolah menjadi bahan bakar semangat baru bagi sepak bola kota.
Ketua PSSI Kota Cimahi sekaligus anggota DPRD, Barkah Setiawan, menangkap momentum itu dengan tegas. Ia menyebut Liga Jabar Istimewa harus menjadi titik balik untuk menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Cimahi.
“Kami ingin Cimahi kembali punya kebanggaan di sepak bola. Semoga PSKC bisa bangkit dan kembali jadi identitas kota,” ujar Barkah di hadapan para hadirin.
Pernyataan itu langsung disambut tepuk tangan dan sorakan penonton. Bagi warga, PSKC bukan hanya sekadar klub. Ia adalah simbol kebanggaan, identitas, dan sejarah yang pernah membuat Cimahi diperhitungkan di sepak bola Indonesia.
Barkah menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap sepak bola di Cimahi tidak pernah padam. Hal itu terlihat dari 40 SSB yang tetap aktif membina pemain muda, meski wilayah Cimahi hanya terdiri dari tiga kecamatan.
Dengan semangat yang menyala dari generasi muda dan dukungan penuh dari pemerintah serta masyarakat, jalan menuju kebangkitan sepak bola Cimahi kini terbuka lebar. Penutupan Liga Jabar Istimewa bukan akhir, melainkan awal dari babak baru yang ditunggu-tunggu warga Kota Cimahi. (Dany/Agus Nyno)
Via
Cimahi

Posting Komentar