Komisi IV DPRD Cimahi Perjuangkan Penambahan Ruang Kelas, Fondasi SMPN 14 Disiapkan Tiga Lantai
Kota Cimahi, (AntusiasNews.com). - Komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kota Cimahi kembali ditegaskan Anggota DPRD Kota Cimahi Komisi IV, Hj. Ike Hikmawati. Ia mendorong percepatan pembangunan dan pemenuhan sarana prasarana pendidikan, khususnya untuk Sekolah Menengah Pertama Negeri yang masih kekurangan ruang kelas.
Hal tersebut disampaikan Hj. Ike Hikmawati usai menghadiri peletakan batu pertama pembangunan SMP Negeri 14 Cimahi, Rabu (03/09/26). Menurutnya, pembangunan SMPN 14 menjadi jawaban atas tingginya kebutuhan layanan pendidikan bagi masyarakat.
Ike menjelaskan, pembangunan SMPN 14 telah direncanakan sejak lama. Pada tahun ini, pemerintah merealisasikan pembangunan tahap awal sebanyak 10 ruang kelas.
"Alhamdulillah tahun ini bisa terlaksana pembangunan 10 ruang. Namun kebutuhan keseluruhannya mencapai 15 ruang kelas ditambah lima ruang pendamping. Artinya masih ada kebutuhan ruang yang harus kita perjuangkan bersama," ujar Hj. Ike Hikmawati.
Kebutuhan ideal SMPN 14 sendiri diproyeksikan mencapai 15 ruang kelas ditambah 5 ruang penunjang, yang meliputi laboratorium, ruang Bimbingan dan Konseling (BK), dan fasilitas pendukung lainnya.
Lebih lanjut, Ike mengungkapkan bahwa DPRD bersama Dinas Pendidikan Kota Cimahi telah menyepakati konsep pembangunan jangka panjang. Bangunan yang dikerjakan saat ini dirancang agar dapat terus dikembangkan di masa depan.
"Kami sudah berdiskusi dengan Dinas Pendidikan. Pembangunan sekarang harus menjadi basic untuk bisa berkembang ke depan. Saat ini dibangun dua lantai, tetapi konstruksi dan fondasinya sudah dipersiapkan untuk lantai tiga," katanya.
Perhatian Komisi IV DPRD Kota Cimahi tidak hanya terfokus pada SMPN 14. Ike menyebut ada lima SMP negeri yang menjadi prioritas peningkatan fasilitas, yakni SMPN 12, SMPN 13, SMPN 14, SMPN 15, dan SMPN 16.
Untuk SMPN 12, direncanakan akan memasuki tahap pematangan lahan pada tahun depan. SMPN 13 masih membutuhkan tambahan ruang kelas. Sementara SMPN 15 ditargetkan mulai dibangun tahun depan. Adapun SMPN 16 yang baru saja melalui proses pengalihan kewenangan dari Pemerintah Provinsi ke Pemerintah Kota Cimahi, juga terus didorong untuk mendapatkan pemenuhan ruang kelas dan fasilitas yang memadai.
Menurut Ike, Kota Cimahi memiliki modal utama berupa Sumber Daya Manusia (SDM). Oleh karena itu, sektor pendidikan harus menjadi prioritas bersama.
"Modal utama Kota Cimahi adalah sumber daya manusia. Oleh karena itu pendidikan harus menjadi prioritas bersama. Untuk menghasilkan pendidikan yang baik dan berkualitas, tentu harus didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai," tegasnya.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kota Cimahi, DPRD, pemerintah pusat, serta seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar kebutuhan infrastruktur pendidikan dapat terpenuhi secara bertahap, sehingga seluruh anak di Kota Cimahi dapat memperoleh akses pendidikan yang layak, merata, dan berkualitas. (Dany/Agus Nyno)

Posting Komentar