Ketua DPRD Cimahi: Momentum 25 Tahun Untuk Naik Kelas, Kolaborasi Jadi Kata Kunci
Dalam wawancara, Wahyu menegaskan ada banyak pihak berjasa di balik lahirnya Cimahi. Mulai dari para pejuang otonomi daerah hingga warga yang tak henti bergerak membangun kota.
“Tantangan pasti ada. Tapi peluang Cimahi justru lebih besar. Lokasinya strategis, warganya kreatif, UMKM-nya rame. Tinggal gimana kita garap bareng-bareng,” ujarnya.
Menurut Wahyu, kunci kemajuan Cimahi hanya satu yaitu kolaborasi yang jadi kata kunci untuk memajukan kota Cimahi. Ia mendorong DPRD, Pemkot, tokoh masyarakat, hingga komunitas duduk satu meja.
“Ngobrol bareng, diskusi terbuka, biar programnya nyampe ke warga. Para pejuang Cimahi otonom dulu sering banget duduk bareng. Tradisi itu jangan hilang. Makin sering ketemu, makin kebaca kebutuhan Cimahi ke depan,” kata Wahyu.
Ia merinci peran masing-masing: DPRD bertugas menyerap aspirasi, Pemkot menjalankan program, dan warga menjaga kota serta ikut andil. Sinergi tiga pilar itu, menurutnya, akan mempercepat Cimahi mencapai potensi maksimalnya.
“Usia 25 tahun ini momentum buat naik kelas. Intinya: kalau kolaborasi kuat, Cimahi pasti maju. Yuk wujudkan Cimahi hebat bareng-bareng,” ajaknya.
Dengan posisi strategis di koridor Bandung Raya dan denyut UMKM yang terus tumbuh, Cimahi dinilai punya modal kuat. Tinggal menyatukan langkah agar 25 tahun ke depan melesat lebih jauh. (Dany/Agus Nyno)

Posting Komentar